JENIS JENIS LOGO DALAM DESAIN LOGO

1 minute read

Ada Berapa Jenis Logo?

JENIS JENIS LOGO DALAM DESAIN LOGO

Logo adalah salah satu elemen penting dalam branding sebuah perusahaan atau brand. Desain logo yang baik dan tepat dapat membantu identitas perusahaan atau brand menjadi mudah diingat dan differensiasi dengan pesaing di pasar. Dalam artikel ini, kita akan membahas jenis-jenis logo yang sering digunakan oleh perusahaan.

JENIS JENIS LOGO DALAM DESAIN LOGO

Logotype/Wordmark Logotype atau sering disebut sebagai Wordmark adalah logo yang menggunakan tulisan (font) khusus sebagai bentuk utamanya. Contoh brand yang menggunakan logotype/wordmark di logo antara lain Coca Cola, Google, dan FedEx.


JENIS JENIS LOGO DALAM DESAIN LOGO

Monogram/Initialism Monogram atau Initialism adalah logo yang menggunakan inisial nama perusahaan atau brand sebagai bentuk utamanya. Contoh brand yang menggunakan monogram/initialism di logo antara lain IBM, GE, dan HP.


JENIS JENIS LOGO DALAM DESAIN LOGO

Symbol/Pictorial Mark Symbol atau sering disebut juga Pictorial Mark adalah logo yang menggunakan gambar atau simbol sebagai bentuk utamanya. Contoh brand yang menggunakan symbol/pictorial mark di logo antara lain Nike, Apple, dan Twitter.


JENIS JENIS LOGO DALAM DESAIN LOGO

Abstract Mark Abstract Mark adalah logo yang menggunakan bentuk abstrak atau bentuk geometris yang tidak terkait langsung dengan logo. Contoh brand yang menggunakan abstract mark di logo antara lain Pepsi, Adidas, dan Microsoft.

JENIS JENIS LOGO DALAM DESAIN LOGO

Combination Mark Combination Mark adalah logo yang menggunakan gabungan dari dua atau lebih elemen seperti tulisan, gambar atau simbol sebagai bentuk utamanya. Contoh brand yang menggunakan combination mark di logo antara lain Burger King, McDonald’s, dan KFC.

DISKON 50%

Nah, itulah beberapa jenis-jenis logo yang sering digunakan oleh perusahaan atau brand . Pemilihan jenis logo yang tepat akan membantu memberikan kesan yang sesuai dengan karakteristik perusahaan atau brand tersebut dan memudahkan konsumen untuk mengingatnya.